Tak Ada Manusia yang Tak Ingin dihargai

By

“Tak ada satupun manusia di muka bumi

Yang tak ingin dihargai”

Itu adalah penggalan bait lagu berjudul “Apakah Harus Seperti Ini” milik grup musik Musikimia. Grup yang para personilnya pentolan grup musik Padi.

Lirik lagu itu, menurut hemat saya, akan terus relevan, sampai kapanpun. Selama ada manusia, selama itulah proses menghargai itu sangat perlu.

Menghargai, lebih jauh lagi memberikan apresiasi, sebagai salah satu bentuknya, sangat penting untuk dilakukan. Entah itu atasan ke bawahan bahkan sebaliknya, bos ke karyawan, sesama rekan kerja, aataupun sesama kita sebagai manusia. Orangtua ke anaknya pun demikian.

Ketika diapresiasi, orang pasti akan senang. Sebab, yang tersentuh adalah hatinya. Ini adalah komunikasi yang paling bagus. Sebab sudah berbicara dari hati ke hati dalam bentuk apresiasi. Tentunya itu akan selalu diingat.

Memberikan apresiasi adalah menebar kebaikan. Saat kita sekolah dulu, misalnya, kalau dapat juara kelas atau berprestasi dalam bidang lainnya, biasanya akan mendapat hadiah dari orangtua, mungkin juga dari pihak sekolah berupa piala, mungkin juga plus uang pembinaan.

Siapa yang tak senang diberi demikian? Pastinya itu akan selalu diingat terus, dan memacu kita untuk terus lebih berprestasi. Minimal mempertahankan.

Beberapa orang yang sempat tergelincir dalam pidana terorisme, juga awalnya mereka merasa ada yang “mengapresiasi” mereka.

Saat itu datang ketika orang-orang tersebut merasa tidak dihargai di lingkungan, merasa tidak bisa membantu apa-apa. Namun, ketika masuk ke kelompok itu, mereka merasa “dihargai”.

Sebab itulah, akhirnya orang-orang itu mau saja diperintah macam-macam. Sebut saja; mengambilkan senjata, memberikan uang untuk kepentingan terorisme, bahkan sampai nyawa jadi martir.

Semua itu, mungkin saja terjadi, sebab orang-orang yang “termarjinalkan” itu merasa mendapat tempat di kelompok itu, diterima, bahkan diapresiasi kehadirannya walaupun mungkin sebenarnya tak punya peran besar dalam kelompok.

Jadi, apresiasi memang sangat penting. Jangan sampai kita mengabaikan orang-orang di sekitar kita lalu kemudian mereka itu terjerumus dalam kelompok yang pura-pura mengapresiasi padahal merekrut untuk sebuah tindakan jahat.

 

ilustrasi: pixabay.com

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

one × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like