Mengenal Sebab-Sebab Galau

By

Pernahkah Anda mengalami galau? Pasti sering. Sama dengan saya. Sering juga. Di dunia ini siapa sih yang tidak pernah menglami galau? Semua pasti pernah mengalaminya.

Galau adalah sebuah keniscayaan. Galau adalah bukti bahwa kita sedang berpikir. Semakin sering kita berpikir, semakin tinggi pula peluang untuk mengalami kegalauan.

Menurut sebuah artikel yang saya baca, perasaan galau secara psikologi adalah adanya kekacauan jiwa. Begini salah begitu salah. Begini gelisah begitu gelisah. Ke sana tidak benar ke sini tidak benar. Bukan sebuah dilema, tetapi karena jiwa tidak bisa mengambil keputusan secara rasional. Perasaan galau itu bukanlah stres, frustrasi ataupun depresi.

Tetapi, perasaan galau merupakan bagian dari stres, frustrasi dan depresi. Secara umum, penyebab utama yaitu seseorang tiba-tiba punya masalah. Namun, jiwanya belum bisa mengambil keputusan yang pasti. Jiwanya kacau, ragu-ragu, bimbang atau serba salah.

Beberapa penyebab galau di antaranya adalah:

1. Kondisi Cemas

Setiap orang tidak akan pernah terlepas dari suatu kondisi yang disebut kecemasan. Hal ini mengindikasikan bahwa ia adalah manusia normal. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah bagaimana mengantisipasinya agar kecemasan tersebut tidak berlebihan dan menimbulkan efek negatif serta tidak menyebabkan penyebab perasaan galau.

2. Tidak Bisa Mengontrol Pikiran

Disadari atau tidak, seseorang kerap mengalami perasaan galau karena hal-hal atau masalah sepele sehingga seolah olah masalah tersebut tidak ada solusinya. Perasaan galau yang yang diakibatkan oleh dampak dari tidak bisa mengontrol pikiran bisa berubah menjadi penyebab stres jika tidak segera diatasi. Kunci mengatasi perasaan galau yang seperti itu justru ada di hati dan pikiran individu sendiri.

3. Masalah Percintaan

Banyak sekali masalah yang kerap menjadikan gelisah hati individu sehingga menjadi penyebab perasaan galau. Masalah cinta adalah salah satunya. Hanya karena patah hati, cinta bertepuk sebelah tangan, dikhianati pacar, seseorang mendadak mengalami perasaan galau tingkat tinggi. Padahal, dunia tidak akan kiamat hanya gara gara cinta bertepuk sebelah tangan atau ketika diputusin pacar.

4. Kurangnya Iman

Saat tengah dirundung perasaan galau, segera tenangkan pikiran dengan cara berusaha mengingat Tuhan dan senantiasa ingat akan janjiNya, bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dan tidak ada cobaan dari Tuhan melainkan telah disesuaikan dengan kemampuan setiap hamba Nya. Jika seseorang tidak memiliki rasa iman yang kuat, maka ia akan mudah putus asa dan hal itu menjadi penyebab perasaan galau menurut psikologi.

5. Merasa Paling Susah atau Kurang Bersyukur

Merasa paling miskin ketika melihat teman mampu membeli barang barang branded, merupakan hal yang kadang menyebabkan seseorang langsung merana dan menjadi penyebab perasaan galau. Padahal, untuk mengukur duniawi, tiap agama tentu menganjurkan setiap penganutnya untuk melihat tingkat ekonomi di bawah individu tersebut.

6. Memiliki Banyak Masalah

Seseorang yang sedang punya banyak masalah pada saat yang bersamaan cenderung akan banyak pikiran sehingga akan menjadi penyebab perasaan galau. Jika tidak segera diatasi dengan baik maka masalah yang ada bisa bertambah atau bahkan masalah yang sudah ada bisa semakin bertambah parah.

7. Menghadapi Hal yang Berat

Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang menjadi merasakan penyebab perasaan galau ketika akan menghadapi sesuatu. Misalnya seperti akan menghadapi suatu ujian yang menentukan nasib masa depan, menghadapi pengumuman hasil suatu kegiatan yang penting, diberi tugas besar yang tidak yakin bisa dikerjakan dengan baik, dsb sehingga ia merasa cemas dan takut jika mendapatkan hasil yang tidak seperti yang diinginkan dan hal itu menjadi penyebab perasaan galau.

8. Merasa Kebingungan

Sebagian orang ada yang gemar memikirkan sesuatu yang di luar batas kemampuannya sehingga pada akhirnya punya banyak pikiran yang tidak menentu yang tidak jelas ujungnya. Hal-hal yang dipikirkan dengan serius kebanyakan tidak mampu ditindaklanjuti dengan baik sehingga seperti orang yang selalu kebingungan dan menjadi penyebab galau.

Nah, kesimpulan umum dari penyebab-penyebab galau di atas adalah bahwa inti dari galau itu sebenarnya dari pikiran sendiri yakni pikiran yang negatif. Jika mampu berfikir positif dalam segala hal tentu akan terhindar dari apa yang disebut galau.

ilustrasi: pixabay.com

Leave a Comment

Your email address will not be published.

16 − eleven =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like