Awkarin

Awkarin, Aktivisme dan Hak Cipta Mahasiswa

By

Awkarin beberapa waktu lalu menyatakan bahwa ia ingin membangun komunitas aktivis. Ia juga menyebutkan beberapa selebtwit mungkin bergabung bersamanya. Dalam pernyataannya, Awkarin menegaskan bahwa ini bukanlah pencitraan dan ia tidak bermaksud untuk terlibat dalam politik.

Ini menjadi pertanyaan apakah aktivis pasti tidak akan politis? Tsamara Amani mencoba meluruskan bahwa aktivisme merupakan aktivitas politis. Jika yang ia maksud politik pratis, bisa jadi aktivis tidak terlibat. Namun jika politik dan politis, semua kegiatan aktivisme adalah politis.

Menurut KBBI, aktivis adalah orang (terutama anggota organisasi politik, sosial, buruh, petani, pemuda, mahasiswa, wanita) yang bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan dalam organisasinya. Adapun politik menurut Deliar Noer (1983:6) adalah segala aktivitas atau sikap yang berhubungan dengan kekuasaan dan yang bermaksud untuk mempengaruhi, dengan jalan mengubah atau mempertahankan, suatu macam bentuk susunan masyarakat.

Jadi apakah yang dilakukan oleh Aktivis adalah kegiatan politik? Tentu iya jika merujuk pada pengertian Deliar Noer. Karena aktivisme bisa dilakukan hanya jika punya kuasa, selayaknya Awkarin melakukan bagi-bagi nasi kotak karena ia punya kekuasaan baik dana maupun orang yang ikutan.

Namun segala tektek bengek netizen mempertanyakan, apa motifnya Awkarin jadi aktivis? Ini sekarang orang pada rese ya, mau berbuat baik aja dipertanyakan motifnya. Niat Awkarin mau jadi aktivis yaudah biarin aja, terlepas dia gak tahu aksi kamisan itu apa. Padahal kan aktivis gak ada duitnya ya? Tapi penghasilan 4,5 M per bulan mah ya wajar mau jadi aktivis apa aja juga bebas. Tentu tidak ada prasyarat resmi kalau mereka yang jadi aktivis harus yang pernah miskin, tahu kamisan, gaji kecil atau bukan seorang selebtwit kan?

Yang justru perlu ditanyakan adalah, kenapa Awkarin cuma mention selebtwit doank? Hehehe. Bukan bukan. Yang justru menarik adalah ketika ia melakukan advokasi kepada advokatnya karena dianggap melanggar hak cipta seorang mahasiswa. Dia punya “Lawyer”. Lalu si mahasiswa menghapus seluruh twitnya. Maaf, ini ada apa?

Leave a Comment

Your email address will not be published.

two × four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like