Ingin Nikah Muda Seperti Irish Bella? Ini Tiga Hal yang Harus Kamu Tahu

By

Irish Bella, model dan aktris cantik yang bernama asli Yris Jetty Dirk de Beule ini tengah meramaikan lini masa Line Today, Google, Instagram, dan sekarang ikut masuk Ruangobrol. Bagaimana tidak, ia dipinang di usia yang terbilang muda, 23 tahun, dan karirnya yang tengah menanjak oleh sesama kalangan selebriti.

Namun tampaknya tren menikah muda tidak hanya terjadi di kalangan para artis, namun juga generasi millenials kelahiran 90-an. Undangan ke pernikahan teman sudah menanti hampir setiap weekend, kadang bikin kita jadi pengen ikut ngerasain bersanding di pelaminan juga, padahal chat kita ke gebetan aja cuma centang biru tanpa balasan.

Eits, tapi sebelum memutuskan untuk menikah, ini beberapa hal yang perlu kamu tahu:

1. Menikah bukan solusi untuk rasa bosan dengan kehidupan atau ketika ada masalah dalam pekerjaan.

“Duh, gue bosan hidup gue gini-gini aja“,

“Duh, capek kerja. Nikah aja lah, biar tinggal ngurus rumah tapi tetep dapat jajan dari suami,”

Beberapa dari kita atau teman-teman kita masih ada yang berpendapat seperti ini. Padahal sejatinya, pernikahan adalah penyatuan dua individu, bahkan dua keluarga. Kalau biasanya kita hanya mengurus diri sendiri, setelah menikah kita berkewajiban mengurus suami/istri kita dan keluarganya. Jika saat single saja kita belum bisa mengurus diri kita sendiri serta memaksimalkan potensi dan waktu yang kita punya, apakah kita yakin nantinya kita bisa mengurus orang lain dengan baik? Kalau kita punya masalah tapi dibiarkan tak terselesaikan dan pelarian kita adalah menikah, bagaimana kita menyelesaikan masalah saat ia datang ditengah kehidupan pernikahan?

2. Menikah bukan satu-satunya jalan keluar saat merasa kesepian.

Tidak seperti saat pacaran yang bisa putus kapan saja, pernikahan adalah komitmen seumur hidup. Calon suami/istri kita adalah seseorang yang kita pilih karena kita yakin ia adalah sosok yang tepat untuk membawa kita dalam kebaikan, mengerti kita, dan akan menemani kita sampai dipisahkan oleh maut. Oleh karenanya, kita harus mempertimbangkan banyak hal secara matang, karena ia bukan hanya pendamping sementara saat kita kesepian dan bisa kita cuekin saat kita punya keasyikan baru.

3. Menikah, bukan berarti kita kehilangan kesempatan untuk mengeksplorasi diri.

Setelah menikah, pastinya kita tetap punya keinginan untuk membuka usaha sendiri, melanjutkan studi, atau meningkatkan skill tertentu. Sebagai pasangan, baiknya kita saling mendukung untuk kebaikan diri kita dan pasangan kita, karena kehidupan pernikahan adalah proses pendewasaan, pembelajaran, dan saling pengertian yang terus-menerus. Kalau pasangan kita bahagia, tentu kita juga bahagia, kan?

Menikah muda atau tidak, itu pilihan dan hak semua orang. Asalkan kita yakin bahwa doi adalah orang yang tepat dan kita juga sudah siap secara mental dan materi, then why not?

 

Gambar: suara.com

Leave a Comment

Your email address will not be published.

five × two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like