Lapas Kedungpane Gelar Lomba Voli Antar Napi  

By

Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang alias Lapas Kedungpane, Sabtu (20/4/2019) sore tampak berbeda dari biasanya. Kalau hari biasa, sore hari para narapidana alias napi hanya santai-santai menghabiskan waktu sebelum kembali masuk ke kamar hunian, kali ini mereka berkumpul di lapangan.

Lokasinya di bagian tengah lapas. Mereka berkumpul untuk menyaksikan pertandingan final bola voli antar padepokan blok yang memang sengaja digelar dalam rangka pekan olahraga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) alias napi dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-55.

Kepala Lapas Semarang, Dadi Mulyadi, mengatakan olahraga mampu menyatukan seluruh blok, mempererat solidaritas, menumbuhkan jiwa sportivitas dan kebersamaan antar WBP alias napi serta petugas.

“Kegiatan ini juga untuk menyalurkan minat dan bakat mereka, di sisi lain juga untuk memberikan sesuatu yang baru bagi napi serta hiburan,” kata Dadi via siaran pers yang diterima ruangobrol.id, Sabtu (20/4/2019) petang.

Rasa kebersamaan terlihat, misalnya ada salah satu tim, yang pemainnya berangkat dari latar belakang berbeda, ada yang dari masyarakat umum dan napi anggota polisi, tapi mereka bisa bekerjasama dengan baik untuk bertanding.

“Walaupun mereka di luar saling tembak, di sini mereka cukup solid saat bermain,” lanjutnya.

Salah satu penghuni di sana yang ikut tanding voli, Agung, seorang terpidana perampokan, mengatakan kegiatan seperti itu mampu membuat suasana jadi menyenangkan.

“Kegiatan olahraga di lapas sangat menyenangkan, suasana jadi lebih ramai, ini juga jadi hiburan bagi kami,” kata Agung.

Rasa senang tak hanya dirasakan para pemain, tapi pendukungnya juga tak kalah sorak sorai. Bahkan, untuk memeriahkan pertandingan, beberapa napi rela mengecat tubuhnya warna warni sebagai ikon padepokan blok tempat mereka ditahan.

 

FOTO: DOKUMENTASI LAPAS KELAS I SEMARANG

Leave a Comment

Your email address will not be published.

seventeen − 9 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like